Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering menahan kencing terutama yang sedang bekerja. Berbagai alasan diungkapkan oleh mereka, Toilet yang jaraknya jauh, toiletnya kotor, atau bahkan hanya karena tanggung sedang menyelesaikan pekerjaan. Tidak ada efek yang terasa pada jangka pendek, tetapi tahukah anda apa yang terjadi jika hal tersebut dilakukan terus menerus?
Agar lebih mengerti bahaya dari menahan kencing tersebut harus diketahui bahwa yang dimaksud dengan urine
adalah merupakan cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang
nantinya akan dikeluarkan oleh tubuh. Urine terdiri dari bahan terlarut
berupa sisa metabolisme di tubuh seperti urea, garam terlarut dan bahan
organik lainnya yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Berikut adalah merupakan paparan dari seorang dokter spesial urologi
(Dr. Nur Rasyid Sp.U) mengenai hal ini "Jika seseorang memiliki masalah
di kandung kemih seperti pompa yang kurang baik atau kandung kemih yang
sudah berlebih maka bisa jadi saat buang air kecil, urine yang keluar
tidak sampai selesai. Sisa urine yang tertinggal di kandung kemih bisa
menyebabkan infeksi di saluran kemih".
Dinding kandung kemih memiliki reseptor yang mengukur berapa banyak
kandung kemih mampu untuk menampung urin yang masuk . Ketika kandung
kemih kita hampir penuh, reseptor ini akan mengirim sinyal ke otak untuk
memberitahu kita bila telah tiba waktunya untuk ke kamar mandi.
Dalam situasi yang normal, otak akan mengirim sinyal ke kandung kemih
untuk menutup erat sampai waktu yang tepat tiba(ketika ditoilet).
Kebanyakan orang dewasa memiliki kontrol, dan bisa menahan buang air
kecil selama diperlukan. Hanya saja bila berlebihan akan menimbulkan penyakit akibat menahan kencing ini bisa saja terjadi.
Ketika seseorang menahan buang air kecil, maka kandung kemih akan
melakukan mekanisme seperti halnya melar atau pun meregang, hal ini
tentunya akan mengakibatkan pompa di kandung kemih tidak bisa berfungsi
dengan baik saat buang air kecil. Sehingga tak jarang banyak orang yang
baru selesai buang air kecil, tak lama kemudian akan timbul kembali rasa
ingin pipis.
Penyakit Akibat Menahan Kencing
Ada beberapa jenis penyakit yang bisa ditimbulkan oleh karena seseorang
seringkali menahan pipis atau buang air kecil. Dan diantaranya adalah :
Infeksi Ginjal.
Tempat menampung air seni atau urine adalah ginjal. Ketika ginjal telah
penuh dengan air kencing dan tidak segera dikeluarkan maka hal ini akan
bisa berdampak infeksi pada ginjal. Apalagi bila menahannya adalah
berjam-jam lamanya. Karena kuman suka akan hal ini maka akan menimbulkan
penyakit infeksi ginjal itu sendiri bila dibiarkan berlarut-larut dan
lama mengendap pada ginjal itu sendiri.
Infeksi Saluran Kemih.
Selain bisa berdampak kurang baik dan kurang sehat pada ginjal,
kebiasaan menahan kencing juga bisa mempengaruhi saluran kencing itu
sendiri. Saat urin akan melewati saluran kemih maka sasaluran yang di
laluinya akan berurutan sebagaimana posisi dari atas ke bawah, ginjal,
ureter, vesika urinaria ( kantung kemih) dan uretra.
Seperti yang kita ketahui fungis ginjal adalah menyaring sisa
metabolisme saluran darah, mengatur keseimbangan dan membentuk
pembentukan hormon. Biasanya sakit yang timbul dari penderita penyakit
ini ada di daerah atas tulang kemaluan, bagian bawah perut dalam dunia
medis disebut dengan ‘regio hypogastrica.
Jika kita merasa sakit dibawah perut (anyang-anyangan) yang kita
rasakan seperti ingin buang air kecil, tetapi tidak lancar dan hanya
sedikit. Perlu di curigai penyakit infeksi saluran kemih. Apalagi jika
berdasarkan pemeriksaan dokter dan hasil laboratoriunm pada urin
ditemukan kadar leukosit yang tinggi dalam urin melebihi batas normal
yaitu diantara 4.1-10.9 dengan satuan 109/L. Bisa di diagnosa terjangkir
infeksi saluran kemih.
Tanda Gejala infeksi saluran kemih memiliki gejala tertentu
seperti halnya nyeri pada perut bagian bawah, muncul rasa perih saat
buang air kecil, dan frekuensi buang air kecil juga menjadi lebih sering
namun dengan volume yang sedikit. Jika sudah memiliki gejala seperti
ini, segera periksa ke dokter sebelum muncul demam dan nyeri di daerah
pinggang.
Gagal Ginjal.
Berikut penuturan dr Chaidir A Mochtar, PhD, SpU seperti yang dilansir
detikhealth.com bahwa "Jika dibiarkan terus-menerus, keseringan menahan
buang air kecil juga bisa berpengaruh pada kesehatan ginjal. Menahan
buang air kecil berarti meningkatkan tekanan pada ginjal, mengakibatkan
produksi ginjal menurun dan menjadi bengkak. Dalam hal ini ginjal tak
dapat berfungsi semaksimal mungkin dan disebut sebagai gagal ginjal".
Batu Ginjal.
Sering menahan kencing akan bisa berakibat pada timbulnya batu ginjal.
Batu ginjal adalah batu yang bisa terbentuk dari sisa sisa kotoran yang
sedianya harus segera dibuang melalui urin. Kandungan garam dan sisa
mineral lain bisa mengendap dan menggumpal didalam ginjal, jika tak
segera dikeluarkan.
Batu ginjal yang tak segera dioperasi dapat berlanjut menyebabkan luka
pada dinding ginjal. Karena adanya luka dan banyaknya bakteri dalam
urin, infeksi sudah pasti akan terjadi.
Sekarang sudah tahu bukan gimana efek dari menahan kencing?? Oleh karena itu usahakan sempatkan buang air kecil walau apapun alasannya... Karena fatal akibatnya jika anda sudah mengalami gagal ginjal.
Semoga bermanfaat...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar