Kondom adalah alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan dibandingkan alat kontrasepsi lainnya, karena sangat praktis. Berbagai macam jenis kondom banyak diproduksi saat ini, mulai dari bentuknya yang berbeda juga dari aroma kondom itu sendiri. Namun kembali lagi pada fungsi kondom tersebut, yaitu untuk mencegah kehamilan. Untuk itu sangatlah harus diperhatikan, cara penggunaan dan apa saja yang harus kita lakukan agar fungsi yang sebenarnya itu bisa tercapai. Karena saat ini banyak mitos / pernyataan-pernyataan yang menyesatkan tanpa penjelasan ilmiah, maka kini yuni akan membahas mitos tersebut berserta fakta sebenarnya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi di temen-temen.

Mitos dan Fakta tentang kondom : 


1. Mitos: Memakai dua kondom sekaligus akan lebih aman.

Fakta sebenarnya: Jika menurut logika mungkin iya, tapi actualnya jika dipasang sekaligus 2 kondom akan mengakitbatkan gesekan diantara kondom yang bisa membuat sobek kedua kondom tersebut. lagipula emang ga ribet makenya? saran saya pakai 1 aja, asal dipakai dengan benar lebih aman kok....
  
2. Mitos: Semua kondom memiliki lubang kecil, sehingga tetap beresiko terkena aids

Semua kondom yang dikeluarkan pabrik yang telah mendapat izin penjualan harus melalui uji hermiticity dan peradangan, dan dipastikan tidak ada lubang sekecil apapun. 

3. Mitos: Kondom lebih nyaman digunakan bersama pelumas seperti cream, baby oil atau lotion

Fakta: Dari pabriknya, kondom sudah dilapisi pelumas dengan bahan dasar air. Penggunaan zat tambahan (seperti baby oil,  lotion, cream) bukan hanya berpotensi menimbulkan rasa gatal, terbakar dan reaksi alergi lain, tapi juga dapat merusak kondom! Pelumas sering mengandung minyak yang bisa bikin lateks berlubang. Solusinya, gunakan pelumas berbahan dasar air.


4. Mitos: Menggunakan kondom mengurangi kenikmatan dalam hubungan

Fakta: Kondom dibuat dari setipis mungkin, elastis dan tahan lama. dan memang didesain sedemikian rupa supaya tidak mempengaruhi kenikmatan dalam pemakaiannya. Selain itu, sekarang banyak jenis kondom yang sudah dilengkapii dengan banyak pelumas terutama yang berbahan air. Justru kondom jenis ini lebih membantu bagi pasangan yang mengalami masalah orgasme. Solusinya: carilah kondom yang tipis, elastis dan tahan lama yang sudah dilengkapi dengan pelumas.

5. Mitos: Kondom 100 % mencegah kehamilan dan penularan PMS.

Fakta: Seperti yang kita tahu kegunaan kondom memang untuk mencegah kehamilan dan penularan berbagai penyakit kelamin, tapi tidak bisa menjamin sampai 100 %. walau bagaimanapun resiko bocor atau sobek tetap ada. Tetapi jangan khawatir, selama pemakaiannya dilakukan dengan benar. resiko tersebut sangatlah minim. Untuk menghindarinya, lakukan cara pemakaian dengan benar dan minta pasangan anda untuk segera mencabut 'si dia' (sambil memegang cincin kondom agar cairan berbahaya tidak tumpah ke vagina) sesaat setelah ejakulasi.

6. Mitos: Memakai kondom membuat pasangan kesakitan.

Fakta: Di atas sudah dijelaskan bagaimana pembuatan kondom yang telah disesuaikan agar tidak mengurangi kenyamanan dalam berhubungan, jika anda mengalami pengalaman nyeri saat berhubungan segeralah konsultasikan dengan dokter masalah kesehatan seksual anda. Jangan dulu dikaitkan dengan pemakaian kondom.

Demikian beberapa mitos dan fakta tentang kondom, semoga bermanfaat bagi anda yang sering menggunakan kondom.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top